(Last Updated On: April 29, 2019)

Hai! Kalian udah pada tahu kan broadband itu apa? Dan gimana sih perkembangan jaringan broadband sekarang? Sebelum saya jelaskan bagaimana perkembangan broadband sekarang, kalian harus tahu kelebihan dan layanannya dulu yaa.

Apa sih kelebihan dan kekurangannya?

Broadband menjadi begitu terkenal karena teknologi jaringan umum seperti dial-up udah nggak memenuhi lagi untuk digunakan dalam aplikasi bahkan perangkat saat ini. Konsumen menuntut internet yang berkecepatan tinggi dengan waktu tempuh data yang tidak lama. Karena itu, broadband berkembang sebagai solusi yang tepat dengan kemampuan dan juga keekonomisannya.

Broadband dapat dikatakan koneksi yang cukup ekonomis, karena dengan membayar biaya yang relatif murah, kita bisa mendapatkan koneksi internet yang cukup cepat meski tidak seterusnya bias demikian. Dengan biaya yang tidak terlalu besar, kita bisa menjalankan berbagai macam aplikasi boros bandwidth. Namun tidak dijamin kelancarannya ketika banyak pengguna sedang terkoneksi. Selain itu, coverage area dari koneksi broadband juga sering menjadi kelemahannya. Coverage area dari teknologi ini memang belum bisa terlalu luas karena memang ada keterbatasan teknis. Di sinilah nilai plus dan minusnya produk internet broadband.

Apa aja sih layanan yang ada di jaringan broadband ?

X-DSL adalah satu set teknologi yang menyediakan jasa internet melalui kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaingan telepon. Biasanya kecepatan download dai DSL ini berkisar dari 128 kbit/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut.  “X” berarti tipe atau jenis teknologi seperti HDSL, ADSL, IDSL, SDSL, VDSL. X-DSL mampu membawa informasi suara dan data (termasuk gambar dan video) untuk data dan kecepatan bervariasi (32Kbps sampai dengan 8 Mbps). Karena menggunakan kebel telpon, jadi x-DSL menyediakan bandwith frekuensi secara dedicated.

ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) adalah teknologi akses, yang memungkinkan terjadinya komunikasi data,voice dan video secara bersamaan,menggunakan jarring akses kabel tembaga 1 pair. Disebut asimetrik karena kecepatan transmisi dari sentreal ke pelanggan (downstream) tidak sama dengan rate transmisi dari arah pelanggan ke sentral (upstream). Bit rate downstream ± 8 Mb/s, upstream ± 640 Kb/s. Aplikasi ini digunakan untuk menyalurkan layanan broadband. KomponenPembangun ADSL: Modem ADSL, DSLAM, Remote DSLAM, ATM Swict, Bras, Radius, NMS.

SONET (Synchronous optical network) menawarkan biaya transport yang efektif pada jaringan akses dan jaringan inti atau core. Lapisan optic menyediakan transport untuk apliksai jarak jauh. Dia uga secara langsung mensupport layanan data. Keuntungan .SONET adalah dapat memberikan fungsionalitas yang bagus baik pada jaringan kecil, medium, maupun besar.

PERKEMBANGAN JARINGAN BROADBAND?

Pada awal mula perkembangan jaringan broadband, perusahaan telekomunikasi menggunakan kabel tembaga sebagai media transmisinya. Namun permasalahannya, servis-servis yang dapat ditawarkan sangat terbatas. Permasalahan ini disebabkan oleh keterbatasan bandwidth yang dapat dipergunakan. Seiring dengan berjalannya waktu, mucul teknologi baru yang pelayanannya menggunakan bandwidth lebih besar. Teknologi ini disebut broadband. Salah satu teknologi broadband tersebut adalah DSL yang dapat memberikan layanan triple plays ( voice, video dan data) Teknologi-teknologi lainnya yang mendukung layanan triple plays adalah : HFC cables, wireless dan fiber optik yang menggunakan system PON (Passive Optical Network).

Teknologi Baru Telekomunikasi

Pertengahan tahun 90-an adalah saat-saat penting dari perkembangan telekomunikasi, di mana pada masa itu mulai diimplementasikan teknologi-teknologi baru seperti:

  1. SONET (Synchronous Optical Network),
  2. ATM (Asynchronous Transfer Mode),
  3. Frame Relay dan
  4. ISDN (Integrated Services Digital Network)

Dengan munculnya teknologi-teknologi baru tersebut, kinerja perusahaan telekomunikasi menjadi semakin lambat dan pendapatan pun berkurang. Untuk menyiasatinya, dimulailah bisnis baru dengan layanan baru untuk menciptakan pendapatan baru. Pada saat bersamaan kompetitor perusahaan telekomunikasi, Cable operator atau MSO (Multisystem Operator), memulai era persaingan baru. Sehingga pada pertengahan sampai akhir tahun 90-an terjadi persaingan sengit di antara dua perusahaan tersebut. Pada saat itu MSO sudah menggunaan HFC cable ( Hybrid Fiber Coaxial), sementara perusahaan telekomunikasi menggunakan twisted pair coaxial.

Kemudian muncul teknologi baru yang disebut ADSL. Perusahaan telekomunikasi menganggap ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan bidang usahanya, yaitu layanan broadband video, yang menggunakan spektrum frekuensi yang tidak terpakai pada kabel tembaga yang ada. Pada saat itu perusahaan telekomunikasi mengira bahwa layanan video on demand akan menarik minat banyak pelanggan. Namun pada saat bersamaan, internet muncul dan langsung masuk dan berkembang di pasaran dengan perkembangan yang sangat pesat. Sehingga ADSL yang pada mulanya difokuskan untuk layanan video streaming to the home, mulai dikembangkan untuk layanan data internet, sehingga dalam satu media transmisi dapat dilayani tiga buah layanan yaitu voice, video dan data.

Nah, gitu sejarah perkembangan teknologi telekomunikasi sampai ke broadband.

Write A Comment