(Last Updated On: May 17, 2019)

Koneksi internet saat ini menjadi suatu hal yang lekat dalam kehidupan masyarakat. Terlebih bagi generasi millennials yang kini sudah menjadi pengguna aktif di dunia per-internetan. Jika bisa kita bandingkan dengan generasi sebelumnya seperti generasi X dan generasi Y, generasi millennials inilah yang sangat memiliki hidup yang digital banget.

Nggak percaya? nih, kita simak bareng-bareng. Menurut laporan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII), 54,86 persen masyarakat Indonesia menjadi pengguna internet dengan rincian sebagai berikut:

Nah, nggak heran lagi bukan jika generasi millennials lah pengguna internet yang paling aktif. Ya memang mereka kok yang menjadi peringkat pertama penggunaan internet di dunia. Hahahaha. Kira-kira apa sih pengaruhnya sampai-sampai generasi millennials sangat tertarik untuk berkecimpung di dunia per-internetan? Selain mengikuti perkembangan zaman, lewat internet juga bisa lebih mudah di akses untuk mencari banyak informasi, dan salah satunya ini nih, media sosial.

Sebelum kita lanjut, ada yang tau nggak sih apa itu media sosial?

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan bebas dan mudah berartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring social, wiki, forum, dan dunia virtual. Nah, jadi itu dia penjelasan singkat dari media sosial. Untuk media sosial yang paling umum dan sering digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia yaitu ada blog, wiki dan jejaring sosial.

Media sosial yang paling banyak digunakan millennials

Berbicara tentang media sosial tidak hanya membicarakan tentang perusahaan si pembuat aplikasi media sosial tersebut saja. Namun juga kita bisa membicarakan gaya hidup dalam platform tersebut, budaya sosial, dan juga trend yang sedang terjadi dari segala penjuru dunia.

Saat ini media sosial memang sudah menjadi sebuah platform yang turut ambil pengaruh besar dalam kehidupan yang sudah modern seperti sekarang. Apalagi Indonesia menjadi salah satu negara yang masyarakatnya tidak bisa lepas dari media sosial.

Terlihat dari studi terbaru dari perusahaan media We Are Social mengungkapkan bahwa sampai awal tahun ini ada 150 juta pengguna aktif media sosial di Indonesia. Jika di bandingkan dengan hasil studi pada 2018, jumlah tersebut naik 20 juta pengguna. Waw..

Berikut ini merupakan 5 aplikasi media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia:

Youtube

Hasil dari studi bertajuk “Digital in 2019”, terlihat jelas bahwa platform streaming video Youtube menjadi aplikasi yang paling banyak digemari oleh masyrakat di Indonesia. Tidak heran karena di Indonesia saja pun sat ini sudah banyak creator konten yang sangat fokus untuk mengembangkan channel di Youtube.

Tidak hanya informatif, Youtube juga seakan memiliki daya tarik sendiri untuk para penggunanya, bahkan saat ini Youtube memiliki komunitasnya sendiri. Bisa dilihat hasil penetrasi Youtube menembus 88 persen.

Whatsapp

Salah satu aplikasi chat yang banyak digunakan juga oleh masyarakat di Indonesia. Whatsapp merupakan aplikasi chat yang terkenal dengan kesederhanaan namun cukup efektif dibandingkan aplikasi chat lainnya. Dengan tampilan yang sederhana ini, maka masyarakat sering menggunakannya untuk formal.

Namun, Whatsapp kini memiliki perkembangan fitur seperti misalnya saat ini adanya fitur story, adanya sticker, dan gift. Tidak heran aplikasi ini rata-rata digunakan oleh masyarakat dewasa yang membicarakan pekerjaan. Whatsapp menjadi salah satu platform yang sering digunakan oleh masyarakat di Indonesia, dan menduduki peringkat kedua dengan persentasi 83 persen.

Facebook

Hingga saat ini facebook masih menjadi salah satu platform terbesar yang sering digunakan di dunia teknologi. Banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi ini dari yang hanya sekedar menambah teman, berkomunikasi dnegan banyak orang, mempererat hubungan, bahkan saat ini pengguna facebook sudah lebih pintar untuk memanfaatkan platform ini.

Mereka memanfaatkan platform tersebut untuk memulai bisnis atau mengembangkan bisnis yang sudah ada. Nah, nggak heran jika hingga saat ini facebook menjadi salah satu media sosial yang sangat banyak digunakan oleh masyarak di Indonesia. Terbukti kini facebook menempati posisi ketiga dengan persentase 81 persen.

Instagram

Nah, ini dia nih salah satu platform yang paling hits di era modern saat ini. Hampir seluruh masyarakat di Indonesia menggunakan aplikasi hits ini. Instagram merupakan suatu aplikasi media sosial yang berbasis gambar dan video. Instagram pertama kali rilis yaitu pada 6 oktober 2010.

Seiring berjalannya waktu, Instagram mengalami perkembangan yang cukup signifikan banget nih guys. Banyak inovasi terbaru yang ada di Instagram. Seperti halnya perkembangan tools-tools yang ada dan penambahan banyak fitur terbaru.

Bahkan sering juga dikatakan aplikasi all in. Hahahaha. Kenapa gitu? Ya bayangin aja, dalam satu aplikasi kita bisa ngapain aja! Bisa chatting, penambahan fitur story (seperti snapchat), fitur video call (seperti aplikasi chatting lainnya), penambahan fitur swipe up, penambahan fitur archive dimana kita bisa archive post atau story kita, dan banyak perkembangan fitur lainnya.

Tidak heran jika Instagram menjadi aplikasi media sosial yang banyak di gandrungi masyarakat di belahan dunia, terutama di Indonesia. Instagram menduduki posisi keempat dalam studi ini, dengan persentase yang cukup tipis dari facebook yakni 80 persen.

LINE

Di peringkat kelima kali ini ada aplikasi media sosial yaitu LINE. LINE adalah suatu aplikasi media sosial yang berbasis chat. Namun seiring berjalannya waktu, LINE memiliki perkembangan fungsi yang semakin meluas.

Aplikasi media sosial ini memiliki fitur yang lebih lengkap daripada Whatsapp seperti misalnya saja LINE memiliki fitur timeline, adanya sticker, penambahan fitur pencarian kerja (LINE jobs), fitur square untuk komunitas dan diskusi grup, adanya edisi efek-efek yang mengikuti musim di chatting room-nya, dan masih banyak lagi fitur yang ada di LINE.

Aplikasi media sosial ini kebanyakan penggunanya rata-rata kaum remaja, yang tentunya berbeda dengan target konsumen Whatsapp. Namun dengan banyaknya fitur yang ada di LINE, ternyata tidak memiliki pengaruh banyak untuk mempengaruhi jumlah pengguna. LINE berada di posisi lima, dan hanya mendapatkan persentase 59 persen.

Nah, itu dia 5 media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia menurut studi media We Are Social. Dengan melihat hasil diatas, semakin memperjelas bahwa masyarakat Indonesia lebih banyak yang tertarik dengan aplikasi berbasis video dibandingkan yang lainnya.

Integrasi Facebook, Instagram, dan Whastapp

Baru-baru ini terdengar kabar bahwa Facebook akan membuat fitur pesan instannya tersebut terintegrasi. Sepertinya wacana yang selama ini dibicarakan akan segera terealisasikan.

Pada konferensi developer F8 2019, Asha Sharma selaku Kepala Produk Konsumen Messenger mengatakan, dalam waktu dekat pengguna segera dapat mengirim pesan di tiga platform sekaligus. Masing-pasing platform tersebut adalah Facebook Messenger, Instagram, dan Whatsapp.

Menurut artikel yang saya baca yaitu Sindonew.com, mengutip dari Engadget, Rabu (1/5/2019), kapabilitas dari suatu produk atau sistem ini hanyalah salah satu dari banyak fitur Messenger baru. Meskipun tiga aplikasi yang masih ada di bawah naungan Facebook ini akan saling terintegrasi, pihak mereka memastikan bahwa pesan enkripsi dari ujung ke ujung.

Namun dengan begitu, integrasi ini belum jelas kapan akan terlaksana bagi pengguna. Menurut Dedengkot Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan, hal tersebut bisa memakan waktu berati bisa tahun depan atau dalam waktu dekat. Rencana mendapat penolakan dari banyak pihak. Karena hal ini dapat membuat Facebook memonopoli media sosial dan perpesanan instan. Bahkan salah satu bakal calon presiden di AS menjanjikan akan memaksa Facebook melepas anak usahanya.

Faktor Pengaruh

Dikutip dari CNNIndonesia.com menurut Nukman “Generasi lain (X dan Y), sumber infromasinya dari televisi, ke-dua dari source engine, baru yang terakhir media sosial.

Kalau generasi Z sebaliknya, media social, televisi, baru search engine. Generasi Z ini tidak baca koran, kurang baca majalah, kurang nonton televisi.” Tidak hanya itu, Nukman juga mengatakan bahwa generasi ini bisa dengan mudah mengadopsi tren yang ada di dunia, lantaran akses internet yang sangat mudah.

Nah, bener banget tuh. Terlebih saat ini melihat harga smartphone yang di keluarkan distributor begitu miring, sehingga kalangan manapun bisa mendapatkan smartphone dengan harga terjangkau. Hal ini terjadi juga pasti melihat dari perkembangan pemakaian smartphone yang meningkat.

Maka, provider yang ada saat ini juga menyediakan paket-paket internet yang sangat terjangkau, membuat siapa saja bisa menikmatinya dengan mudah. Ini semua juga di pengaruhi oleh banyaknya provider internet yang ada mereka berlomba-lomba agar bisa menarik konsumen sebanyak mungkin.

Sehingga dnegan adanya persaingan ini membuat harga yang ada di pasaran pun terbilang cukup murah. Bisa kita bandingkan dengan zaman dulu dimana provider tidak menyediakan paket internet. Sehingga jika masyraakat ingin menggunakan akses internet harus memakai pulsa reguler, dan itu akan memakan pulsa yang cukup banyak dan cepat habis sehingga biayanya lebih mahal.

Berbeda dengan era modern ini. Saat ini bahkan banyak provider yang menyediakan kartu perdana yang memiliki paket seluler data yang lebih besar dan lebih murah dibandingkan harus isi ulang. Nah! Seakan-akan dunia memang sudah mendukung kan guys. Jadi, nggak salah jika banyak masyarakat saat ini dimana pun dan kapan pun pasti menggunakan smartphone.

Namun, masih banyak juga masyarakat yang masih belum puas jika hanya menggunakan seluler data. Biasanya hal ini terjadi pada pengguna aktif jaringan internet. Seperti misalnya saja, gamers, pebisnis, selebgram, youtubers, pekerja kantoran, mahasiswa, influencers, dan yang lainnya. Kebanyakan yang dari profesi itu semua membutuhkan jaringan wifi untuk tempat tinggalnya.

Dengan berlangganan wifi di tempat tinggal kalian, itu akan lebih menghemat pengeluaran biaya untuk internetan, karena biaya wifi yang di pakai di tempat tinggal bisa sharing dengan anggota keluarga dirumah. Hahahaha. Jika berlangganan wifi juga kita bisa mendapatkan bandwidth yang tinggi, kecepatan yang maksimal, lebih kuat sinyal, dan sebagainya.

Provider wifi untuk millennials

Pasti teman-teman millennials ku pada bingung nih. Mau pakai wifi, tapi provider apa yang bagus dan harganya bersahabatan bagi kaum millennials. Nah, disini saya ingin merekomendasikan paket wifi untuk dirumah atau apartemen kalian dengan kualitas yang on point dan harga yang bersahabat.

Groovy hadir untuk menjawab kerisauan masyarakat yang ada saat ini. Groovy menyediakan benefit-benefit yang tidak ada ditemukan pada ISP lain.

Write A Comment