(Last Updated On: May 8, 2019)
orang yang sedang mendapatkan ide cemerlang untuk berbelanja secara online.
belanja? E-commerce aja!

Halo guys, siapa sih yang nggak pernah belanja atau jualan online? Pasti kalian pernah melakukan aktivitas tersebut. Hari ini saya ingin membahas sedikit tentang e-commerce dan apa sih manfaat e-commerce untuk kalian. Selain itu, bagaimana sih e-commerce bisa mengubah hidupmu.

Seperti yang kita tahu, e-commerce sendiri baru-baru saja booming di indonesia pada tahun 2014-an. Dulu saat kita ingin membeli barang pasti kita bepergian ke toko offline. Entah kalian bepergian ke mall atau ke suatu tampat yang menjual barang spesifik tersebut.

Lalu pernahkan kalian berpikir, apa itu e-commerce? Saya sendiri pun masih cukup bingung dengan definisi e-commerce. Kalau hasil pencarian yang saya lakukan ditemukan bahwa definisi e-commerce sendiri berarti transaksi komersial yang dilakukan dengan media elektronik di internet.

Lalu pernahkah kalian mendengar definisi marketplace? Marketplace sendiri berarti suatu kumpulan pihak ketiga yang menyediakan produk atau jasa. Salah satu marketplace terbesar di Indonesia adalah Tokopedia. Ini adalah tempat favorit saya untuk membeli barang atau top up e-money secara mudah.

Pengalaman membeli mobil secara online

Dulu saya pernah memiliki pengalaman dalam membeli barang secara online. Ya walaupun barang tersebut harus saya sendiri yang ambil. Namum hal itu bukanlah masalah. Waktu itu saya membeli mobil di website jualan online yaitu OLX.

Saat itu saya ajak salah satu teman dekat saya. Kenny namanya. Saya ajak dia untuk melihat dan membeli mobil tersebut. Saya sengaja tidak memberi tahu dia untuk mengejutkan dia. Pasti dia akan kaget kalau saya membeli sebuah mobil dari hasil tabungan saya.

“Ken, temenin gue yuk ke Jakarta Timur.” Saya bilang begitu ke dia.
“Hah? ngapain ke Jakarta Timur?” jawabnya dengan bingung.
“Adalah, mau ngambil barang di sana.” Saya rahasiakan ke Kenny kalau saya mau membeli sebuah mobil di sana.

Kami pun menempuh perjalanan yang cukup lama. Setelah melihat kendaraan saya membayar kendaraan tersebut. Mobil tersebut tidaklah sempurna. Banyak sekali yang rusak namun masih bisa jalan. Sayangnya, di perjalanan pulang mogok.

OLX dan FJB kaskus

Siapa sih yang nggak tahu OLX? Salah satu platform jualan online yang menurut saya adalah yang pertama ada di Indonesia. Waktu itu namanya belum OLX. Dulu namanya adalah berniaga.com. Menurut saya website ini adalah yang pertama untuk jual beli online.

Dulu, saat kita ingin membeli barang secara online, kita harus membuka forum jualbelinya (FJB) Kaskus atau ke Facebook. Saya masih ingat bagaimana maraknya orang yang berjualan di FJB Kaskus. Waktu itu yang paling fantastis yang pernah saya lihat adalah seseorang yang menjual BMW e46 M3 CSL.

Pada masanya, itu adalah mobil yang sangat langka. Kalau tidak salah dulu mobil itu dijual oleh pemiliknya sebesar Rp1 M! Kalau kita bicara sekarang untuk harga segitu masih murah, karena e46 M3 biasa saja berada di cakupan harga segitu.

Namun semua yang indah pastinya harus berakhir. Banyak orang yang beralih ke platform lainnya, seperti Instagram atau OLX atau website sejenisnya dan FJB Kaskus menjadi sepi. Terakhir saya main Kaskus adalah pada 2015. Setelah itu, saya sudah tidak menyentuh website itu lagi.

Kenalan e-commerce

e-commerce
belanja? santai aja kan ada E-commerce

Awal saya mengetahui e-commerce atau market place online adalah dari website 9gag yang membahas tentang barang apa yang paling aneh yang pernah dijual secara online. Dari situ saya mulai sedikit tertarik dengan e-commerce atau market place.

Pada awalnya saya hanya tahu Amazon dan Ebay. Dari situ saya berandai-andai untuk memiliki kartu kredit untuk berbelanja secara online. Namun secara realistis saya tidak mungkin memiliki kartu kredit karena orang tua saya tidak mengizinkan. Mindset yang mereka tanamkan kepada saya adalah “always buy things with the money you have”.

Saya dapat berterima kasih dengan orang tua saya karena mereka mengajarkan saya untuk mengumpulkan uang sebelum membeli barang yang saya inginkan. Untunglah muncul Lazada, saya belajar membeli barang secara online dari Lazada.

Yang membuat saya tertarik adalah COD atau cash on delivery. Kita hanya perlu membayar saat produk kita sudah sampai ke rumah kita. Namun seiringnya berjalannya waktu saya bisa membeli barang dengan kartu debit Visa saya.

Keuntungan e-commerce untuk jualan online?

Kalau kita berbicara tentang keuntungan e-commerce untuk jualan online, sebenarnya banyak sekali. Salah satunya kalian tidak perlu keluar rumah atau kantor untuk membeli sebuah produk. Cukup dengan smartphone atau akses internet dan browser saja kalian bisa melakukan transaksi.

Selain itu, e-commerce sendiri menawarkan kemudahan lainnya. Salah satu fitur yang saya sering gunakan adalah melakukan topup saldo eMoney di aplikasi Tokopedia di smarphone saya. Dengan ini saya tidak perlu ribet mencari gerai yang bisa melakukan topup tersebut.

Selain itu kalian bisa juga berinvestasi. Memang kalau kalian medengarnya mungkin agak heran kok bisa sebuah e-commerce atau marketplace digunakan untuk investasi? Memang bisa namun kebanyakan menawarkan reksadana dan membeli emas. Mungkin nanti kita bisa membeli kendaraan secara online.

Eits, sekarang memang bisa kok tidak perlu nanti-nanti. Salah satu e-commerce atau marketplace di indonesia yaitu Bukalapak memberikan tawaran untuk membeli atau kredit kendaraan secara online. Namun, saya masih tidak tahu bagaimana sistem kerjanya.

Amankah bertransaksi di e-commerce?

Sejauh ini saya tidak pernah menemukan penipuan di e-commerce. Saat pelapak mengirimkan produknya, uang yang kita bayarkan masih tertahan di pihak e-commerce itu sendiri. Pernah saya mengalami sebuah pelapak salah mengirim produknya ke saya dan saya harus menunggu seminggu untuk mendapatkan respons dari pelapak untuk retur.

Saat itu untungnya marketplace itu memberikan sebuah tempat untuk melakukan pengaduan retur atau komplain produk tersebut. Untungnya saya dapat mengembalikan produk saya dan saya mendapatkan produk saya yang benar. Ketahuilah, kalau kalian perlu berhati-hati untuk membeli produk secara online.

Tapi kalian tidak perlu takut kalau uang kalian akan dibawa lari kalau kalian mengikuti arahan pembayaran e-commerce tersebut. Selama kalian mengikuti arahan tersebut maka saya berani jamin kalau semuannya aman.

Usaha online di e-commerce

Pernahkah kalian berpikir untuk berjualan online di e-commerce? Sebenarnya banyak sekali hal yang perlu kalian pikirkan. Memang mudah, namun untuk mulai membuka toko secara online kita tidak perlu mengurus penyewaan toko seperti di toko offline.

Untuk mencari pelanggan pun sebenarnya kalian tidak perlu takut untuk tidak kebagian. Konsumen pasti akan mencari barang -barang yang tidak mereka temui di toko offline, dan mungkin kalianlah yang menjual produk tersebut. Intinya semua itu tergantung dengan produk yang dijual di lapak kalian.

Untuk menjalankan bisnis ini kalian juga harus memikirkan bagaimana produk kalian dapat muncul di rekomendasi yang paling atas. Dengan ini kalian benar-benar memiliki peluang yang cukup besar untuk produk kalian dibeli.

Nah, untuk memutuskan memulai bisnis dan memasarkan produk di e-commerce kalian juga sebaiknya menggunakan layanan berbayar mereka. Gunanya untuk memastikan bahwa produk yang kalian jual berasal dari pelapak atau penjual yang kredibel atau direkomendasikan.

Peran media sosial untuk perkembangan e-commerce-mu

Social media memang tidak ada habisnya. Instagram pun yang tadinya hanya sebuah platform yang bertujuan untuk membagikan foto pun dapat digunakan oleh orang Indonesia untuk jualan online. Untuk jualan online sendiri saya rasa social media pun memiliki peran yang penting untuk keberlangsungan lapak kalian.

Saya rasa dengan media sosial dapat mempromosikan lapak kalian yang dapat menarik calon-calon konsumen kalian. Terlebih lagi kalian juga dapat melebarkan jangkauan kalian untuk menjual produk digital atau produk tangible.

Untuk mendapatkan informasi dan untuk menjual pun saya rasa lebih mudah untuk konsumen atau calon konsumen mengaksesnya. Terlebih lagi saya rasa dengan media ini juga banyak sekali calon konsumen yang berpotensi dan mungkin tertarik akan produk yang kalian jual.

Perkembangan E-commerce

Saya rasa dengan adanya e-commerce pasti sangat membantu banyak sisi, dari konsumen maupun dari penjual sendiri. Seperti yang kita ketahui, banyak yang berpendapat bahwa e-commerce akan menggusur toko offiline dan mayoritas orang-orang akan berpindah ke digital.

Namun saya kadang berpikir bahwa kenyataannya kadang tidak seperti itu. Dulu saya pernah mendengar kata dosen saya. Dengan banyaknya yang membeli barang atau jasa melalui media digital maka nantinya konsumen atau masyarakat akan mencari human interaction. Nantinya kita akan kembali lagi ke toko offline untuk berinteraksi dengan orang-orang.

Saya sendiri setuju dengan pernyataan dosen saya. Kita nantinya akan terlalu berfokus ke digital dan akan menjadi bosan dan mencari interaksi dengan orang-orang secara langsung. Seperti kita akan merindukan bertemu teman-teman kita secara langsung. Saya rasa nantinya kita akan berpindah dari digital ke offline lagi.

Namun, tidak berarti toko online akan mati, tidak. Saya rasa ini bisa dijadikan sebuah strategi yang baru untuk pemilik toko atau wirausahawan. Kalau kita mengacu kepada nordstorm maka strategi yang saya sebutkan tadi mungkin dapat dijalankan di Indonesia.

Memilih e-commerce terbaik

Jujur saja, e-commerce atau marketplace yang saya gunakan hanya Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan Blibli. Untuk memilih manakah yang terbaik cukup sulit. Namun, sejauh ini saya sangat nyaman menggunakan Tokopedia. Yang saya rasakan terhadap e-commerce atau marketplace ini sangat memuaskan bagi saya.

Dulu saya adalah pengguna setia bukalapak. Namun setelah saya pernah dikirimi barang yang salah dan harus menunggu seminggu agar mendapatkan respons dari penjual saya beralih ke Tokopedia. sama halnya dengan Lazada. Saya membeli barang yang dikirim sampai 2 minggu. Padahal lokasi penjual dengan rumah saya tidak terlalu jauh.

Namun pengalaman buruk seperti itu tidak mengurungkan saya untuk berbelanja di marketplace atau e-commerce yang saya sebutkan tadi. Mungkin rasa kepercayaan saya akan e-commerce atau marketplace tersebut tidak seperti saat saya pertama kali menggunakannya.

Internet sebagai jembatan perkembangan

Seperti yang kita tahu, internet adalah salah satu media yang memberikan kita banyak hal. Mulai dari inovasi teknologi dan juga penyebaran dan penerimaan informasi yang semakin mudah. begitu pula dengan berjualan. Dari kita yang berjualan di toko offline sekarang beralih ke online.

Ini semua karena dengan internet kita dapat melakukan apa saja, karena kita semua terhubung satu dengan yang lainnya. Bayangkan saja jika internet tidak digunakan atau tidak ditemukan. Mungkin kita masih menggunakan teknologi yang sangat lambat untuk melakukan apa pun.

Karena saya yakin dengan adanya internet, semua teknologi yang ada di dunia ini pasti akan ikut berkembang juga.

China

China, siapa sih yang nggak tahu negara ini? Semua pasti tahu. Entah kalian mengenal China dari sisi produk murah atau makanan yang enak pun tidak masalah. Nah, apa sih hubungannya china dengan e-commerce? china memiliki banyak history tentang e-commerce.

Salah satunya yang menurut saya paling impresif adalah e-commerce di China menyumbangkan 35% dari keseluruhan gabungan penjualan retail di negaranya sendiri. Angka ini adalah yang paling besar di seluruh dunia. Pada 2016 pun, mereka membukukan transaksi sebesar $2.1 trilliun, ditambah lagi dengan pertumbuhan 25% ekonomi mereka.

Angka ini bisa dibilang sangat fantastis dan tidak heran kalau China menjadi leader dalam urusan e-commerce. Kita bisa melihat salah satu contoh e-commerce terbesar di China adalah Alibaba dan Jd. Namun apakah kalian tahu kalau ternyata bukan Alibaba yang menjadi market leader di china?

Market leader e-commerce di china adalah Tmall. Kalian pasti heran dan tidak tahu apa itu Tmall. Ternyata Tmall sendiri adalah perusahaan milik Alibaba group dan memiliki market share yang sangat besar, yaitu sebesar 57%.

Indonesia? Siapa takut!

Kita pun tidak perlu bingung untuk berbelanja secara online karena di indonesia sendiri memiliki banyak platform e-commerce. Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan Shopee adalah e-commerce yang paling banyak penggunanya. Seperti yang kita tahu, Tokopedia dan Bukalapak adalah e-commerce lokal. Masyarakat pun sudah mengenal sekali dengan kedua platform ini.

Namun sayangnya dari artikel yang saya baca menyebutkan bahwa untuk tingkatan pembeliannya masih di bawah 50%. Sebaliknya dengan Lazada, e-commerce ini masih menjadi platform yang diminati oleh konsumen di Indonesia. Salah satu alasannya adalah adanya opsi untuk COD atau cash on delivery.

Ini adalah fitur pembayaran yang tidak dimiliki oleh e-commerce lainnya di Indonesia. Namun saya yakin e-commerce di Indonesia masih berkembang dan akan terus berkembang. Salah satu alasan konsumen memilih untuk berbelanja secara online atau jualan online adalah karena kemudahannya.

Masih membahas artikel yang sama, pada tahun 2018 nilai pasar e-commerce di Indonesia dinilai sebesar $12.2 milyar dan diprediksi akan meningkat sebesar $53 milyar pada 2025. Saya sangat yankin kalau e-commerce di Indonesia memiliki masa depan yang cerah.

Internet yang aman untuk jualan online

Seperti yang sudah saya katakan di atas kalau e-commerce sendiri sudah cukup aman. Namun tidak menutup kemunigkinan kalau e-commerce itu terdapat error yang mungkin mengakibatkan akun kalian dapat diretas. Oleh karena itu kalian juga harus memikirkan internet yang kalian gunakan.

Dalam hal ini banyak sekali pilihan kalian untuk internet yang bisa kalian gunakan untuk jualan online atau belanja secara online. Salah satunya adalah Groovy. Kenapa Groovy? Karena Groovy memberikan kalian IP static adress yang pastinya tidak akan berganti kalau ada trouble.

Dengan Groovy kalian juga tidak hanya dapat akses internet. kalian juga dapat akses menonton tv kabel yang pastinya akan menambah kebahagiaan di rumah kalian. Selain kalian bisa berjualan secara online kalian juga bisa jualan online secara aman dan tanpa takut dengan keamanan kalian.

Write A Comment